Buat catatan dengan bahasa kamu sendiri sambil belajar. Menjelaskan ulang konsep ke diri sendiri adalah cara belajar paling efektif. Target: bisa menjelaskan perbedaan SDLC dan STLC tanpa melihat catatan.
01 / 06
02
Fase Kedua
Manual Testing & Dokumentasi
Skill inti seorang QA manual — cara menulis test case yang efektif, melaporkan bug dengan jelas, dan mengelola proses testing menggunakan tools industri.
Jangan hanya membaca — langsung praktik di OrangeHRM atau OpenCart. Buat minimal 20 test case nyata dan cari 5 bug yang bisa kamu dokumentasikan. Ini yang akan jadi konten portofolio pertamamu.
02 / 06
03
Fase Ketiga
API Testing & Database
Level up dari sekadar klik-klik UI. QA yang bisa testing API dan memverifikasi database punya nilai jual jauh lebih tinggi di pasaran kerja.
Kuasai Postman dengan baik — buat collection lengkap untuk Reqres.in dengan assertions di setiap request. QA yang mahir Postman dan SQL dasar sudah berada di atas rata-rata kandidat junior di Indonesia.
03 / 06
04
Fase Keempat
Automation Testing Dasar
Mulai otomasi pengujian dengan Python + Selenium. Ini skill yang paling dicari perusahaan teknologi dan startup di Indonesia saat ini.
Pilih Python jika pemula total — syntax lebih bersih dan lebih banyak tutorial gratis. Target minimum: buat 5 automated test case menggunakan Selenium + PyTest dengan Page Object Model. Upload ke GitHub — ini portofolio emas kamu.
04 / 06
05
Fase Kelima
Agile, CI/CD & Kolaborasi Tim
Pelajari cara kerja tim software modern. Fase ini bisa dipelajari paralel dengan fase lain — tidak butuh waktu khusus, cukup konsisten membaca.
Soft skill QA tidak kalah penting dari teknikal. Kemampuan berkomunikasi dengan developer, menulis laporan bug yang jelas, dan adaptasi cepat dalam sprint adalah hal yang sangat dihargai di tim Agile.
05 / 06
06
Fase Terakhir
Bangun Portofolio & Lamar Kerja
Tunjukkan kemampuan, jangan hanya ceritakan. Mulai bangun portofolio sejak fase 2 — simpan semua hasil latihan karena itu adalah bukti kerjamu.
Mulai dari fase 2!
Checklist portofolio — klik untuk tandai ✓
✓
GitHub Repository dengan automation script
Minimal 5 test case Selenium + PyTest dengan struktur POM yang rapi. Tambahkan README yang menjelaskan cara menjalankannya.
✓
Dokumentasi Test Plan & Test Cases
Buat test plan lengkap untuk OrangeHRM atau OpenCart. Minimal 30 test case dengan positive dan negative scenario.
✓
Bug report nyata yang terdokumentasi
Temukan dan dokumentasikan minimal 5 bug dari demo apps. Sertakan screenshot, langkah reproduksi, severity, dan expected vs actual result.
✓
Postman Collection dengan assertions
Buat collection Postman untuk Reqres.in dengan minimal 10 request dan assertions di setiap request. Export dan upload ke GitHub.
✓
LinkedIn profile yang diupdate
Tulis skill QA, tambahkan link GitHub, dan buat headline yang mencerminkan posisi yang kamu tuju: "Aspiring QA Engineer | Manual & API Testing".
✓
GitHub Actions CI pipeline berjalan
Setup GitHub Actions yang menjalankan pytest otomatis setiap push. Ini menunjukkan kamu sudah tahu CI/CD basics.
Target realistis: Dengan konsisten belajar 1–2 jam per hari, dalam 6–12 bulan kamu sudah siap melamar posisi Junior QA / QA Manual Engineer. Yang paling penting adalah konsistensi setiap hari, bukan durasi marathon sesekali.